Loading..
Sponsored By :GoogleAdsense.
Showing posts with label Pemrograman. Show all posts
Showing posts with label Pemrograman. Show all posts

Sunday, June 12, 2011

Script PHP untuk Mengedit Data Via Form

Dalam tutorial kali ini, kita akan belajar membuat script PHP untuk melakukan edit data melalui form. Pada studi kasus ini, sata yang akan diedit ini tersimpan dalam MySQL.
Untuk proses pengeditan ini, pada prinsipnya hampir sama dengan proses penghapusan,  yaitu menggunakan nim sebagai parameter pengeditan, mengingat nim adalah unik. Setelah link EDIT diklik, maka akan muncul form edit yang menampilkan data aslinya. Setelah dilakukan pengeditan data, dilakukan proses update data pada database.
Berikut ini adalah script PHP untuk pengeditan data :


";
   echo "";
   echo "";

   echo "";
   echo "
NIM
Nama Mahasiswa
"; echo ""; echo ""; echo ""; } else if ($op == "update") { // proses untuk updating data setelah diedit $nim = $_POST['nim']; $namaMhs = $_POST['namaMhs']; $nimLama = $_POST['nimLama']; $query = "UPDATE mhs SET nim = '$nim', namaMhs = '$namaMhs' WHERE nim = '$nimLama'"; $hasil = mysql_query($query); if ($hasil) echo "Proses Update Sukses "; else echo "Proses Update Gagal "; } ?>"; echo ""; echo ""; echo ""; echo ""; echo ""; $no++; } ?> Apabila Anda perhatikan script di atas, maka tampak adanya input hidden untuk nimLama. Mengapa perlu hal ini? Ya…hal ini akan bermanfaat jika kita melakukan perubahan pada nim. Nim lama ini digunakan untuk prasyarat pada SQL peng-update-an. Cukup mudah bukan… and selamat mencoba.
No NIM Nama Mahasiswa Action
".$no."".$data['nim']."".$data['namaMhs']."Edit

Wednesday, June 1, 2011

Script PHP untuk Mencegah Submit Form Berulang Kali

Pernahkah Anda mendapati seseorang yang telah mensubmit form yang ada di situs Anda beberapa kali dalam waktu yang hampir bersamaan? Biasanya hal ini dilakukan oleh user yang mengira proses submit form belum sukses, sehingga ia berulang kali mengklik REFRESH atau mengklik tombol SUBMIT padahal sebenarnya proses submit sendiri sudah berhasil. Apabila data dari form tersebut disimpan di database maka Anda akan mendapati beberapa data yang sama (duplicate data).
Lebih buruk lagi, seandainya yang mengirim data melalui form adalah sebuah spam yang bisa jadi akan menghabiskan space quota hostingan Anda di server karena puluhan bahka ratusan data akan disubmit dalam waktu yang hampir bersamaan melalui form.
Nah… berikut ini ada tips untuk menanggulangi submit form yang berulang kali tersebut.
Misalkan Anda memiliki form berikut ini
form.php

Masukkan nama Anda:




Form di atas digunakan untuk memasukkan nama user lalu mensubmitnya. Ini hanyalah contoh sederhana saja. Anda dapat membuat beberapa field tambahan bila diperlukan.
Teknik untuk mencegah submit berulang kali disini menggunakan bantuan session. Bagaimana idenya? OK… Pertama-tama untuk inisialisasi, session dibuat bernilai TRUE. Submit dikatakan berhasil jika nilai session yang tadinya bernilai TRUE, kemudian berubah menjadi FALSE. Sedangkan apabila submit belum berhasil maka status session masih TRUE dan memungkinkan user melakukan re-submit. Apabila submit sebelumnya berhasil (status session menjadi FALSE), maka ia tidak bisa mensubmit lagi.
Nah, oleh karena itu kita harus modifikasi script untuk formnya untuk menerapkan ide di atas.
form.php
// memulai session
session_start();

// jika session belum dibuat, maka inisialisasi awal diberi nilai TRUE

if (!isset($_SESSION['submit'])) {
$_SESSION['submit'] = true;
}
?>


Masukkan nama Anda:




Nah selanjutnya kita buat script untuk memproses submitnya.
submit.php
session_start();

// cek apabila submit tidak valid

if (!$_SESSION['submit'])
{
echo "ERROR: form sudah disubmit sebelumnya!";
}
else {
      // mengubah session menjadi false setelah submit sukses
      $_SESSION['submit'] = false;

      // Bagian ini dapat dimodifikasi sendiri sesuai keperluan
      // misalnya ditambah perintah untuk
      // entri data ke tabel database

      // dalam contoh ini data yang diisi via form
      // hanya sekedar ditampilkan saja setelah disubmit

      echo "Nama anda".$_POST['nama'];
     }
?>
OK… begitu kira-kira tips sederhana untuk mengatasi submit data yang berulang-ulang via form. Selamat mencoba dan mudah-mudahan bermanfaat bagi Anda. Nantikan tips-tips berikutnya dari saya, so… stay tune terus di blog ini.

Tuesday, May 31, 2011

Membuat Pencarian Sederhana dengan PHP dan MySQL

Kali ini kita akan mencoba pencarian sederhana dengan PHP. Pada pencarian ini kita akan mencari data yang ada di database mysql.
Yang dibahas di sini antara lain:
  • Pencarian di database mysql sederhana
  • Pencarian dengan 1 file php
  • mencegah menampilkan data apabila tombol submit belum diklik
  • Menampilkan nomor pencarian
  • menampilkan jumlah hasil pencarian
  • menampilkan pesan apabila hasil pencarian tidak ditemukan

Baiklah langsung aja kita mulai.
Langkah pertama adalah membuat database yang akan kita cari nantinya. Untuk lebih mudahnya gw siapkan query yang tinggal diexecute di PHPMyadmin Anda.
  1. --  
  2. -- Struktur dari tabel `siswa`  
  3. --  
  4.   
  5. CREATE TABLE IF NOT EXISTS `siswa` (  
  6. `id` int(12) NOT NULL auto_increment,  
  7. `nama` text NOT NULL,  
  8. `sex` varchar(1) NOT NULL,  
  9. PRIMARY KEY  (`id`)  
  10. ) ENGINE=MyISAM  DEFAULT CHARSET=latin1 AUTO_INCREMENT=15 ;  
  11.   
  12. --  
  13. -- Dumping data untuk tabel `siswa`  
  14. --  
  15.   
  16. INSERT INTO `siswa` (`id`, `nama`, `sex`) VALUES  
  17. (1, 'Kyubi naruto''L'),  
  18. (2, 'Uchiha sasuke''L'),  
  19. (3, 'Naruto Kun''L'),  
  20. (4, 'Sasuke Kun''L'),  
  21. (5, 'Sakura Chan''P'),  
  22. (6, 'Konohamaru Chan''L'),  
  23. (7, 'Hyuga Hinata''P'),  
  24. (8, 'Hyuga Neji''L'),  
  25. (9, 'Ichimaru''L'),  
  26. (10, 'Yamakiba''L'),  
  27. (11, 'Jiraiya''L'),  
  28. (12, 'Orochimaru''L'),  
  29. (13, 'Akamaru''L'),  
  30. (14, 'Kakashi''L');  
Caranya:
  1. Buat database dengan nama pencarian
    membuat database mysql
  2. Kemudian klik SQL pada tab menu atas.
  3. Kemudian paste kode sql di atas.
    exekusi query mysql di phpmyadmin
  4. Maka jadilah database Anda
    database siswa yang sudah jadi
Langkah ke dua adalah menampilkan data. Kita buat menampilkan data dulu kemudian nanti kita modifikasi untuk menampilkan hasil pencarian.
  1. kita buat dulu folder cari di dalam folder www (apabila menggunakan appserv) atau di dalam folder htdocs (apabila menggunakan xamps)
  2. kemudian kita buat file php dengan nama tampil.php
    1. // konfigurasi  
    2. $db_host = "localhost";  // nama host  
    3. $db_user = "root";  // username mysql  
    4. $db_pass = ""//password isi sesuai seting server Anda.  
    5. $db_name = "pencarian";  // karena nama database yang kita buat adalah pencarian  
    6.   
    7. // koneksi ke database  
    8. $link = mysql_pconnect ($db_host$db_user$db_passor die ("Ga bisa connect");  
    9. mysql_select_db ($db_nameor die ("Ga bisa select database");  
    10.   
    11. // menampilkan data  
    12. $sql = mysql_query("SELECT * FROM siswa"or die(mysql_error());  
    13.   while ($res=mysql_fetch_array($sql)) {  
    14.     echo $res[nama].'
      '
      ;  
    15.   }  
    16.          
    17. ?>  
    18.     

    ini adalah script sederhana untuk menampilkan data. Nantinya kita ubah agar bisa menampilkan hasil pencarian
  3. Merubah script agar bisa menampilkan data tertentu.
    Di sini kita tinggal mengubag kode SQLnya. Kita bisa menggunakan LIKE diikuti kata yang ingin dicari. Dan diikuti kata yang dicari dan diberi tanda %.
    Contoh: apabila kita ingin menampilkan semua siswa yang berawalan huruf s maka kita buat seperti ini:
    1. SELECT * FROM siswa WHERE nama LIKE 's%'  

    Cukup mudah bukan? Mari kita lihat script selengkapnya:
    1. // konfigurasi  
    2. $db_host = "localhost";  // nama host  
    3. $db_user = "root";  // username mysql  
    4. $db_pass = ""//password isi sesuai seting server Anda.  
    5. $db_name = "pencarian";  // karena nama database yang kita buat adalah pencarian  
    6.   
    7. // koneksi ke database  
    8. $link = mysql_pconnect ($db_host$db_user$db_passor die ("Ga bisa connect");  
    9. mysql_select_db ($db_nameor die ("Ga bisa select database");  
    10.   
    11. // menampilkan data  
    12. // lihat perubahannya di bawah ini:  
    13. $sql = mysql_query("SELECT * FROM siswa WHERE nama LIKE 's%' "or die(mysql_error());  
    14.   while ($res=mysql_fetch_array($sql)) {  
    15.     echo $res[nama].'
      '
      ;  
    16.   }  
    17.          
    18. ?>  
    19.     
  4. Yang tidak boleh dilupakan tentunya adalah form pencariannya.OK mari kita buat file dengan nama form_cari.htm
    1. PENCARIAN:
        
    2. "tampil.php" method="post" name="pencarian" id="pencarian">  
    3.   "text" name="search" id="search">  
    4.   "submit" name="submit" id="submit" value="CARI">  
    5.     
    6.       
    Sebuah form sederhana ini nantinya digunakan untuk memasukkan kata yang hendak kita cari.
    Cermati kode berikut ini:
    1. ... action="tampil.php" method="post" name="pencarian" id="penc...  
    Ini maksudnya pencarian akan dilakukan di file tampil.php yakni file yang kita buat sebelumnya.
  5. Form pencarian sudah OK. Kita tinggal tangkap variabel dari form_cari.php.
    Karena metode yang digunakan adalah POST kita bisa menangkap variabelnya dengan $_POST['search'];
    search di sini adalah id dari Text Field di form pencarian.
    Ini dia script yang udah kita modifikasi:
    1. // konfigurasi  
    2. $db_host = "localhost";  // nama host  
    3. $db_user = "root";  // username mysql  
    4. $db_pass = ""//password isi sesuai seting server Anda.  
    5. $db_name = "pencarian";  // karena nama database yang kita buat adalah pencarian  
    6.   
    7. // koneksi ke database  
    8. $link = mysql_pconnect ($db_host$db_user$db_passor die ("Ga bisa connect");  
    9. mysql_select_db ($db_nameor die ("Ga bisa select database");  
    10.   
    11. // menampilkan data  
    12.   
    13. // lihat perubahannya di bawah ini:  
    14. $search = $_POST['search'];  
    15. // kemudian kita ubah kata kunci pencarian menjadi variabel  
    16. // lihat pada $search  
    17. // untuk mencari kata yang mengandung kata tertentu, kita ubah tanda % menjadi di awal dan akhir kata kunci.  
    18. $sql = mysql_query("SELECT * FROM siswa WHERE nama LIKE '%$search%' "or die(mysql_error());  
    19.   while ($res=mysql_fetch_array($sql)) {  
    20.     echo $res[nama].'
      '
      ;  
    21.   }  
    22.          
    23. ?>  

  6. Agar lebih simple kita bisa menjadikan 2 file (tampil.php dan form_cari.htm) menjadi satu file.
    Tapi kita juga harus memikirkan agar kode dieksekusi apabila tombol cari sudah dipencet. :D
    Tidak lucu apabila belum diapa-apain udah basah eh maaf, sudah mengeksekusi script. Yang ada hanyalah menampilkan halaman kosong atau lebih parah lagi menampilkan kode error.
    1. if ((isset($_POST['submit'])) AND ($_POST['search'] <> "")) {  
    2. ...  
    3. }  

    Maksud kode di atas adalah kode yang diantara kurung kurawal hanya akan dieksekusi jika $_POST['submit']sudah diklik dan apabila ($_POST['search'] sudah ada nilainya.
    Mari kita lihat script yang sudah jadi. dan ingat cukup satu file ini untuk menghandle pencarian.
    1. PENCARIAN:
        
    2. "" method="post" name="pencarian" id="pencarian">  
    3.   "text" name="search" id="search">  
    4.   "submit" name="submit" id="submit" value="CARI">  
    5.   
    6.   
    7. // konfigurasi  
    8. $db_host = "localhost";  // nama host  
    9. $db_user = "root";  // username mysql  
    10. $db_pass = ""//password isi sesuai seting server Anda.  
    11. $db_name = "pencarian";  // karena nama database yang kita buat adalah pencarian  
    12.   
    13. // koneksi ke database  
    14. $link = mysql_pconnect ($db_host$db_user$db_passor die ("Ga bisa connect");  
    15. mysql_select_db ($db_nameor die ("Ga bisa select database");  
    16.   
    17. // menampilkan data  
    18. // lihat perubahannya di bawah ini:  
    19. if ((isset($_POST['submit'])) AND ($_POST['search'] <> "")) {  
    20.   $search = $_POST['search'];  
    21.   $sql = mysql_query("SELECT * FROM siswa WHERE nama LIKE '%$search%' "or die(mysql_error());  
    22.     while ($res=mysql_fetch_array($sql)) {  
    23.       echo $res[nama].'
      '
      ;  
    24.     }  
    25. }         
    26. ?>  

    27.   
    28. Catatan:  
    Perhatikan pula kode yang semula adalah tampil.php. Kode diatas untuk mencegah adanya error apabila nama file diganti dan akan mengeksekusi dirinya sendiri.
Sedikit Tambahan.
Kita coba modif dikit kode diatas agar bisa menampilkan:
  • nomor pencarian
  • jumlah pencarian
  • pesan apabila tidak ada hasil pencarian
  1. Untuk nomor pencarian kita bisa menggunakan increement dengan kode sederhana berikut:
    1. $nomor++; echo $nomor;  
    Sangat mudah dan simple..
  2. Untuk jumlah pencarian kita bisa gunakan sedikit kode ini:
    1. $jumlah = mysql_num_rows($sql);   
    2. echo 'Ada '.$jumlah.' data yang sesuai.';  
  3. Sedangkan untuk pesan zero data kita bisa bikin conditional seperti ini:
    1. if ($jumlah > 0) {  
    2.   // kode menampilkan data  
    3.   }  
    4.   else { echo 'Maaf, hasil pencarian tidak ditemukan.';}      
Kode lengkapnya seperti ini:
  1. PENCARIAN:
      
  2. "" method="post" name="pencarian" id="pencarian">  
  3.   "text" name="search" id="search">  
  4.   "submit" name="submit" id="submit" value="CARI">  
  5.   
  6.   
  7. // konfigurasi  
  8. $db_host = "localhost";  // nama host  
  9. $db_user = "root";  // username mysql  
  10. $db_pass = ""//password isi sesuai seting server Anda.  
  11. $db_name = "pencarian";  // karena nama database yang kita buat adalah pencarian  
  12.   
  13. // koneksi ke database  
  14. $link = mysql_pconnect ($db_host$db_user$db_passor die ("Ga bisa connect");  
  15. mysql_select_db ($db_nameor die ("Ga bisa select database");  
  16.   
  17. // menampilkan data  
  18.   
  19. if ((isset($_POST['submit'])) AND ($_POST['search'] <> "")) {  
  20.   $search = $_POST['search'];  
  21.   $sql = mysql_query("SELECT * FROM siswa WHERE nama LIKE '%$search%' "or die(mysql_error());  
  22.   //menampilkan jumlah hasil pencarian  
  23.   $jumlah = mysql_num_rows($sql);   
  24.   if ($jumlah > 0) {  
  25.     echo 'Ada '.$jumlah.' data yang sesuai.';  
  26.      
  27.         while ($res=mysql_fetch_array($sql)) {  
  28.         $nomor++; echo $nomor.'. ';  
  29.         echo $res[nama].'
    '
    ;  
  30.       }  
  31.   }  
  32.   else {  
  33.    // menampilkan pesan zero data  
  34.     echo 'Maaf, hasil pencarian tidak ditemukan.';  
  35.   }  
  36. }   
  37. else { echo 'Masukkan dulu kata kuncinya';}  
  38. ?>  
Gw rasa itu aja cukup untuk pencarian. Hal-hal yang perlu dilakukan agar pencarian menjadi lebih baik adalah:
  1. menambahkan fasilitas anti sql injection
  2. anti XSS atack. Tapi bisa nggak yah XSS attack lewat pencarian gini?
  3. pencarian multi kolom
  4. pencarian dengan OR ata AND
  5. dan lain lain
Download file: kode lengkap pencarian sederhana mysql dan php

Thursday, September 23, 2010

ASP vs PHP, mana yang terbaik?

Cukup alot memperdebatkan ASP dan PHP, namun menentukan pilihan yang terbaik sebenarnya cukup mudah, tergantung anda pribadi sebagai pemrogramer.
Saya mencoba menggaris-bawahi penjelasan di aspvphp.com tentang perbandingan dua bahasa pemrograman web tersebut, yang pertama, apa bahasa pemrograman lain yang telah anda kuasai? Bila anda telah belajar Java atau C++, mungkin anda akan merasa lebih familier dengan kode program PHP. Sedangkan apabila Anda telah mendalami Visual Basic, dengan mudah akan memahami ASP.
Selanjutnya, sistem operasi pelayan web yang anda gunakan, UNIX/LINUX atau Windows? PHP lebih fleksibel, bisa berjalan pada berbagai platform, sedangkan ASP lebih optimal bila dijalankan di Windows. Perlu dipertimbangkan, biaya untuk hosting dengan sistem operasi Windows lebih mahal.
Masalah database untuk aplikasi web Anda, layanan hosting berbasis Windows hanya menyediakan Microsoft Access, sedangkan bila ingin menggunakan Microsoft SQL Server perlu mengeluarkan biaya lagi. Sementara Kebanyakan hosting UNIX/Linux menggunakan pelayan database MySQL dengan keunggulan dan kekurangannya.
Di situs web aspvphp.com tersedia pula perbandingan penulisan kode program ASP dan PHP, misalnya: pencacah dan menampilkan waktu.

Tuesday, September 7, 2010

Metode Enkripsi Untuk Pemrograman Web

Enkripsi adalah proses mengamankan suatu informasi dengan membuat informasi tersebut tidak dapat dibaca tanpa bantuan pengetahuan khusus.
Keuntungan dari enkripsi adalah kode asli kita tidak dapat dibaca oleh orang lain.
Berikut ada beberapa macam metode enkripsi yang dapat anda digunakan pada pemrograman website seperti PHP, ASP dan yang lainnya.

1. Metode Enkripsi MD2
Message-Digest algortihm 2 (MD2) adalah fungsi hash cryptographic yang dikembangkan oleh Ronald Rivest pada tahun 1989.
Algoritma dioptimalkan untuk komputer 8-bit. MD2 yang ditetapkan dalam RFC 1319.
Meskipun algoritma lainnya telah diusulkan sejak dulu, seperti MD4, MD5 dan SHA, bahkan sampai dengan 2004 [update] MD2 tetap digunakan dalam infrastruktur kunci publik sebagai bagian dari sertifikat yang dihasilkan dengan MD2 dan RSA.

2. Metode Enkripsi MD4
Message-Digest algortihm 4(seri ke-4) yang dirancang oleh Profesor Ronald Rivest dari MIT pada tahun 1990.
Panjangnya adalah 128 bit.
MD4 juga digunakan untuk menghitung NT-hash ringkasan password pada Microsoft Windows NT, XP dan Vista.

3. Metode Enkripsi MD5
MD5 adalah salah satu dari serangkaian algortima message digest yang didesain oleh Profesor Ronald Rivest dari MIT (Rivest, 1994).
Saat kerja analitik menunjukkan bahwa pendahulu MD5 yaitu MD4 mulai tidak aman, MD5 kemudian didesain pada tahun 1991 sebagai pengganti dari MD4 (kelemahan MD4 ditemukan oleh Hans Dobbertin).
Dalam kriptografi, MD5 (Message-Digest algortihm 5) ialah fungsi hash kriptografik yang digunakan secara luas dengan hash value 128-bit.
Pada standart Internet (RFC 1321), MD5 telah dimanfaatkan secara bermacam-macam pada aplikasi keamanan, dan MD5 juga umum digunakan untuk melakukan pengujian integritas sebuah file.

4. Metode Enkripsi SHA
SHA adalah serangkaian fungsi cryptographic hash yang dirancang oleh National Security Agency (NSA) dan diterbitkan oleh NIST sebagai US Federal Information Processing Standard.
SHA adalah Secure Hash Algoritma. Jenis-jenis SHA yaitu SHA-0, SHA-1, dan SHA-2.
Untuk SHA-2 menggunakan algoritma yang identik dengan ringkasan ukuran variabel yang terkenal sebagai SHA-224, SHA-256, SHA-384, dan SHA-512.

5. Metode Enkripsi RC4
RC4 merupakan salah satu jenis stream cipher, yaitu memproses unit atau input data pada satu saat. Unit atau data pada umumnya sebuah byte atau bahkan kadang kadang bit (byte dalam hal RC4).
Dengan cara ini enkripsi atau dekripsi dapat dilaksanakan pada panjang yang variabel.
RC4 adalah penyandian stream cipher yang dibuat oleh Ron Riverst pada tahun 1987 untuk pengamanan RSA.
Algoritmanya didasarkan pada permutasi acak.

6. Metode Enkripsi Base64
Base64 adalah sistem untuk mewakili data mentah byte sebagai karakter ASCII.
Base64 menyediakan 6-bit encoding 8-bit ASCII karakter.
Base64 merupakan format yang dicetak menggunakan karakter, memungkinkan binari data yang akan dikirim dalam bentuk dan email, dan akan disimpan di database atau file.

http://finderonly.com/2009/02/25/metode-enkripsi-untuk-pemrograman-web/

Wednesday, July 14, 2010

Artikel Tentang Bahasa Pemrograman Web


Artikel Tentang Bahasa Pemrograman Web
PemrogramanJika anda suka sekali dalam pembuatan web, maka anda tidak akan terlepas dari apa yang namanya bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman merupakan suatu teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer.
Berikut adalah penjelasan tentang bahasa pemrograman apa saja yang biasa digunakan untuk membuat suatu website :
1. Bahasa Pemrograman HTML
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet.
HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).
HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan.
Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Explorer.
2. Bahasa Pemrograman PHP
PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini.
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.
PHP banyak dipakai untuk membuat situs web yang dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain.
PHP biasanya berjalan pada sistem operasi linux (PHP juga bisa dijalankan dengan hosting windows).
3. Bahasa Pemrograman ASP
ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis.
ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft.
ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting.
4. Bahasa Pemrograman XML
Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data.
XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman web saja.
XML merupakan suatu metode dalam membuat penanda/markup pada sebuah dokumen.

5. Bahasa Pemrograman WML
WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language, yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML (eXtensible Markup Langauge).
WML ini adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi wireless.
WML merupakan analogi dari HTML yang berjalan pada protocol nirkabel.
6. Bahasa Pemrograman PERL
Perl adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC.
PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C.
7. Bahasa Pemrograman CFM
Cfm dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio.
Syntax coldfusion berbasis html.
8. Bahasa Pemrograman Javascript
Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client.
JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape.
Untuk menjalankan script yang ditulis dengan JavaScript kita membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampu menjalankan JavaScript.
9. Bahasa Pemrograman CSS
Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup.
Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML.
Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL.
Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).

Thursday, July 1, 2010

Model Objek PHP

Bagaimana sesungguhnya model objek pada PHP? Fitur model objek
baru dari PHP 5 merupakan jawaban tepat untuk menjelaskannya.
Sebenarnya kemampuan sebagai pemrograman yang mendukung
orientasi objek bukanlah satu-satunya fitur baru dari PHP 5. Akan tetapi,
dukungan orientasi objek ini merupakan salah satu fitur yang cukup
menonjol sekali. Terbukti dengan adanya perbaikan fitur berbasis objek
dalam versi ini dan ditambahkan pula model objek baru yang tidak
ditemukan di versi sebelumnya.
Tidak dapat dipungkiri memang, pada kenyataannya untuk saat ini fitur
canggih tersebut belum digunakan secara meluas. Hal ini bisa jadi
karena belum banyak web server yang menggunakannya dan masih
setia dengan PHP 4, selain itu juga karena performansinya masih
memberikan sedikit keraguan bagi beberapa kalangan.
Terlepas dari adanya kekurangan pada pemrograman berorientasi objek
dalam PHP 5, pembahasan di sini dimaksudkan untuk menjelaskan
bagaimana membuat aplikasi web berorientasi objek. Bagaimanapun
juga, pendekatan pemrograman dengan berorientasi objek mampu
menyajikan kode program lebih sederhana dan reusability, sehingga
memudahkan Anda mengembangkan aplikasi web yang kompleks.
213
8.1 Prosedural dan Orientasi Objek
Kebanyakan pemrogram lebih familiar dengan pemrograman terstruktur
atau prosedural. Salah satu faktor penyebabnya adalah usianya yang
sudah cukup matang, sehingga juga sudah meluas digunakan oleh
berbagai kalangan. Di mana sekitar tahun 1950 diperkenalkan bahasa
pemrograman Fortran dengan tipe prosedural.

>>>Download lengkap...

Menu dan Frame (Delphi7)

Memakai Menu
Menu memberikan cara yang mudah untuk menjalankan
kelompok perintah-perintah. Menu Designer memungkinkan Anda
untuk menambahkan sebuah menu ke dalam form. Anda hanya
perlu menambahkan sebuah komponen menu ke dalam form,
membuka Menu Designer dan mengetikkan item-item menu pada
jendela Menu Designer. Pada saat perancangan, Anda dapat
menambah, menghapus item-item menu, atau drag dan drop
untuk mengatur ulang.
Ada dua komponen menu, yaitu MainMenu dan PopUpMenu.
Komponen MainMenu membuat menu yang menempel pada title
bar dari form. Sedangkan PopUpMenu membuat menu pada saat
user mengklik kanan pada form atau pada sebuah komponen.
Kita akan membuat sebuah aplikasi yang memakai MainMenu
dan PopUpMenu.

1. Buatlah aplikasi baru, ubah caption dari form menjadi
‘Mencoba Menu’.
2. Tambahkan MainMenu, PopUpMenu dan Edit. MainMenu dan
PopUpMenu adalah komponen NonVisual, jadi Anda dapat
menempatkannya di mana saja.

>>> Download lengkap...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

 
Photobucket